Rancang Bangun Alat Pendeteksi Particulate Matter 10 (pm10) Dilengkapi Sensor Suhu dan Kelembaban Pada Industri Pertambangan

Authors

  • Febrianto Universitas Mandala Waluya
  • Aryani Adami Universitas Mandala Waluya
  • Waode Erimelga Nurfitri Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.54883/wz42xc78

Keywords:

PM10, Suhu, Kelembaban, Sensor GP2Y1010AU0F, Sensor DHT22, Mikrokontroler Atmega 328, Pertambangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan menghasilkan alat pendeteksi PM10 yang dilengkapi sensor suhu dan kelembaban untuk mendukung keselamatan kerja di industri pertambangan. Alat ini diharapkan dapat memantau kualitas udara secara akurat, efisien, dan memberikan peringatan dini ketika konsentrasi PM10 melebihi ambang batas, sehingga risiko gangguan kesehatan pekerja dapat diminimalkan. Perancangan alat ini menggunakan mikrokontroler ATmega328 sebagai pusat kendali, dengan sensor GP2Y1010AU0F untuk mendeteksi kadar PM10 serta sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban. Hasil pengukuran ditampilkan pada LCD I2C 16x2 agar mudah diamati, sementara buzzer digunakan sebagai alarm jika kadar PM10 melampaui baku mutu. Sistem didukung baterai lithium-ion 18650 yang dilengkapi modul TP4056 untuk pengisian ulang serta boost converter sebagai penstabil tegangan. Proses perancangan meliputi pembuatan perangkat keras, pemrograman perangkat lunak, hingga pengujian akurasi sensor dengan membandingkan hasil terhadap alat pembanding standar.Berdasarkan hasil pengujian, alat mampu bekerja sesuai harapan. Sensor berhasil mendeteksi konsentrasi PM10 dan memberikan peringatan saat nilai melebihi 150 µg/m³. Untuk parameter suhu, sensor DHT22 menunjukkan selisih rata-rata sekitar 0,5°C dengan persentase error sebesar 1,8%, sedangkan pada pengukuran kelembaban diperoleh selisih rata-rata 1,2% dengan tingkat error sekitar 2,5% dibandingkan alat pembanding. Seluruh hasil pengukuran ditampilkan dengan jelas melalui LCD. Dengan demikian, alat ini dapat digunakan sebagai media pemantauan kualitas udara yang praktis di lingkungan pertambangan.Untuk pengembangan selanjutnya, alat dapat ditambahkan fitur penyimpanan data otomatis dan sistem berbasis Internet of Things (IoT), sehingga hasil pengukuran dapat diakses secara jarak jauh. Peningkatan ketahanan fisik terhadap kondisi ekstrem tambang juga perlu dipertimbangkan agar alat lebih andal dan berumur panjang.

Downloads

Published

2025-12-27