Peningkatan Literasi Masyarakat Tentang Pencegahan ISPA Pada Anak di Kelurahan Laosu

Authors

  • Islamiyah Islamiyah Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Yulli Fety Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Firmansyah Prodi S1 Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya
  • Jastria Pusmarani Prodi S1 Farmasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya
  • Hartian Dode Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmba.v4i2.1487

Keywords:

Edukasi, literasi pencegahan ISPA, anak

Abstract

Infeksi saluran nafas akut (ISPA) adalah suatu infeksi pada saluran pernapasan atas ataupun bawah, yang disebabkan oleh agen infeksius, dan dapat berlangsung sampai 14 hari. Gejala yang timbul akibat infeksi saluran napas tergantung pada daerah yang terkena, etiologi penyakit, maupun inflamasi yang terjadi, mulai dari gejala ringan seperti batuk dan nyeri menelan, hingga kesulitan bernapas yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit menular ini dapat menyerang anak dan dewasa, namun insidennya akan menurun seiring bertambahnya usia. Penularan antar manusia umumnya terjadi melalui droplet, namun dapat juga melalui kontak dengan tangan atau permukaan benda yang terkontaminasi. Sehingga dibutuhkan pencegahan salah satunya dengan pemberian edukasi untuk peningkatan literasi Masyarakat tentang cara pencegahan penularan ISPA. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2025. Peserta yang ikut serta pada kegiatan ini sangat antusias, sehingga diharapkan tujuan kegiatan untuk peningkatan literasi tentang pencegahan ISPA tercapai dengan maksimal.

Downloads

Published

2025-12-30