Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Penyuluhan dan Pemasangan Plang K3 di Desa Porara Kecamatan Morosi

Authors

  • Noviati Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Fitriya Nyingsi Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Alfirah Khairun Nisa Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Nur Aisyah Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Siti Nuraeni Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Musnia Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Dewi Fitriyanti Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Muh. Tiar Pratama Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Sukma Dewi Anggraini Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Muh. Deni Rahman Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Abdul Rahim Sya`ban Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya
  • Titi Saparina. L Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmba.v4i2.1464

Keywords:

K3, penyuluhan, pemasangan plang, jalan hauling, pengetahuan masyarakat

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian baik pada manusia, proses, maupun harta benda, termasuk pada masyarakat yang tinggal di sekitar jalan hauling. Jalan hauling di Desa Porara, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, dilalui oleh kendaraan berat yang menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara maupun pejalan kaki. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan dan pemasangan plang/rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya kecelakaan dan pentingnya keselamatan di jalan hauling. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuasi-eksperimen model pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 dengan melibatkan 24 orang masyarakat Desa Porara. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 3 orang (12,5%) yang memiliki pengetahuan baik, sedangkan 21 orang (87,5%) masih berkategori kurang. Setelah dilakukan penyuluhan dan pemasangan plang K3, seluruh peserta (100%) masuk kategori pengetahuan baik. Hal ini membuktikan bahwa kombinasi penyuluhan K3 dan pemasangan plang peringatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kecelakaan di jalan hauling.

Downloads

Published

2025-12-30