Peningkatkan Status Gizi ibu menyusui sebagai pencegahan penyakit Stunting di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan

Authors

  • Muhammad Isrul Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya
  • Asbath Said Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya
  • Rina Andriani Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya
  • Dwi Wulandari Ningthias Program Studi Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya
  • Leniarti Ali Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya
  • Bromo Kusumo Achmad Program Studi Sanitasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya
  • Juslan Kusumo Achmad Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.54883/jpmba.v4i1.1107

Keywords:

Penyuluhan kesehatan, stunting, ibu menyusui, makanan penunjang, 1000 HPK

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan gizi yang menjadi perhatian utama dunia. Kondisi ini dimulai sejak janin dalam kandungan dan dapat terlihat saat anak berusia dua tahun, yang dikenal sebagai periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Masalah gizi pada anak perlu mendapatkan perhatian khusus karena berdampak pada perkembangan fisik, motorik, dan mental. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai makanan penunjang bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan melalui media slide (PowerPoint) dan leaflet kepada 23 orang yang terdiri dari wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui di Desa Wonua Jaya, Kecamatan Moramo. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi, ditunjukkan melalui pengisian kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang stunting dan makanan penunjang ASI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dan perbedaan berat badan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program pengabdian ini memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting.

Downloads

Published

2025-06-30