Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Penyapu Jalan Di Kabupaten Batu Bara

Authors

  • Oppy Oktavianty Windari Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Putra Apriadi Siregar Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.54883/jikmw.v5i2.1330

Keywords:

Gangguan pernapasan, penyakit, penyapu jalan, usia

Abstract

Penyapu jalan berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, namun mereka menghadapi risiko tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan debu dan polusi, terutama di Kabupaten Batu Bara yang memiliki aktivitas industri dan lalu lintas tinggi. Keluhan gangguan pernapasan, seperti sesak napas, batuk, dan nyeri dada, menjadi masalah umum di antara mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pernapasan pada 62 penyapu jalan di Kabupaten Batu Bara menggunakan desain cross-sectional. Variabel independen meliputi usia, jam kerja, masa kerja, riwayat gangguan pernapasan, dan penggunaan masker. Data terlebih dahulu diuji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dengan hasil data berdistribusi normal (p = 0,184), sehingga dilanjutkan dengan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa usia (p = 0,008; r = 0,334) dan masa kerja (p = 0,000; r = 0,649) memiliki hubungan signifikan dengan keluhan gangguan pernapasan. Sebaliknya, jam kerja, riwayat penyakit, dan penggunaan masker tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan keluhan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program kesehatan kerja yang lebih efektif di Kabupaten Batu Bara.

Downloads

Published

2025-12-30