Perbedaan Keterampilan Sebelum dan Sesudah Diberikan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Metode Demonstrasi

Authors

  • Ni Kadek Meriyanti Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Ni Komang Erny Astitia Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Listina Ade Widya Ningtyas Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Regina Tedjasulaksana Poltekkes Kemenkes Denpasar
  • Ni Wayan Armini Poltekkes Kemenkes Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.54883/jikmw.v5i2.1196

Keywords:

Demonstrasi, keterampilan SADARI, remaja

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kematian dan kesakitan perempuan di Indonesia. Optimalisasi keterampilan deteksi dini menjadi opsi penting untuk mencegah peningkatan angka tersebut yang dapat dilakukan dengan pemberian edukasi melalui beberapa metode, salah satunya demonstrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Metode penelitian menggunakan pre-experimental one group pretest and posttest design. Sampel dalam penelitian ini 33 siswi yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Mei 2025 di SMA Negeri 1 Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Instrumen penelitian berupa check list keterampilan SADARI yang valid dan reliabel. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan skor keterampilan dari mean  54,55 menjadi 74,55. Nilai signifikan ( p-value) 0,00 (p<0,05) bermakna terdapat perbedaan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Pemberian edukasi dengan metode demonstrasi dapat diterapkan secara konsisten dalam teknik pembelajaran di sekolah.

Downloads

Published

2025-12-30