PKM PEMBUATAN MIE SAGU SEBAGAI ALTERNATIF TERAPI PENYAKIT DIABETES

Authors

  • Syawal Abdurrahman PRODI D-IV TLM FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UMW
  • Rosdarni PRODI D-IV TLM FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UMW
  • Sapril Kartini PRODI D-IV TLM FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UMW

Keywords:

Diabetes mellitus, Glukosa, dan Sagu

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan insulin yang cukup atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah. Dalam kehidupan kita sehari-hari tidak terlepas dari penggunaan gula. Gula selalu digunakan untuk membuat makanan dan minuman menjadi manis. Gula pasir yang berasal dari tebu sering dihindari pasien diabetes karena kandungan glukosa dalam senyawa sukrosanya yang mudah dipecah oleh tubuh. Bila dicermati air tebu mengandung saccharant, senyawa jenis polisakarida non-pati, yang berkhasiat sebagai antidiabetik. Tetapi senyawa polisakarida itu pecah saat proses pemanasan menjadi sukrosa yang mana bisa menjadi pencetus diabetes. Sehingga banyak orang beralih menggunakan bahan alami lainnya, seperti Sagu. Sagu sebagai salah satu sumber pangan tradisional dapat dikembangkan dalam diversifikasi pangan mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional. Bahan pangan tradisional ini memiliki nilai gizi tidak kalah dengan sumber pangan lainnya seperti beras, jagung, ubikayu,dan kentang. Tepung sagu dan produk olahannya dapat dikelompokkan sebagai pangan fungsional karena memiliki kandungan karbohidrat (84,7%) dan serat pangan (3,69-5,96%) yang cukup tinggi, indeks glikemik (28) rendah, dan mengandung pati resisten, polisakarida bukan pati, dan karbohidrat rantai pendek. Kandungan energi dalam 100 gram tepung sagu (353 kkal) hampir setara dengan bahan pangan pokok lain berbentuk tepung, seperti beras, jagung, singkong, kentang, dan terigu. Mie Sagu ini baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena memiliki kandungan gula yang rendah. Berdasarkan uraian tersebut sehingga rumut laut dapat dijadikan sebagai pencegah penyakit diabetes

Downloads

Published

2023-10-31